Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari Oktober, 2008

Puisi-Puisi Suryanto Sastroatmodjo

BALADA KEMBANG KACANG

I
Kutilang terbang merangkai siul
ada pada tiap kolong dan tikungan
Aku gundah karena alpa semata
dihitung oleh teratai nestapa
Kalungkan wajar nan punya alang-ujur
pada leher manusia di cakrawala kingkin!

II
Kembang Kacang-setelah tembang dolanan
adakah bocah-bocah mengenali, o, rembulan
Ujung larat bahkan menghantam tebing bandungan
dan hadirnya sendu. Alam pun merengut
tatkala segala penantian hilang sirna

III
Kuyakin perburuan pada titik sangkal
adalah pantas bergalau nan tak dingin
Dengan pawai lintasan Sejarah, cinta mengganas
dan menantang bakti nan sakti
Meskipun lagu kurcaci ditunda perekamannya
As, ada degupan bahwa tahun tersita tangan majikan

IV
Kembang Kacang! Aku sontak memekikkan
tanpa gelugur galar. Tanpa seujung pun sesal
darimanapun perang berpedang parang
terus terang dicengkal oleh para ksatria pingitan

V
Jejak kita dalam bahasa, jejak sang bijak dalam sikap
andaikata menating senditawa. Tahu hari melenggang
dan alangkah pahit ditakdirkan kufur. Penyap pengakuan
dari para …

Puisi-Puisi Ahmad Muchlish Amrin

Saksi Lara Jonggrang

Ketika tanduk awan bergerak-gerak,
aku menaikkan gerobak
pada pelana kuda putih milikmu
"Aku ingin berkunjung ke masa silam," kataku.

Kujumpai Bandung Bondowoso
mengutuk bau ngengat Prambanan.

Jantung Dewa-dewa dilukai angin
rambut Lara Jonggrang berurai panjang.

"Pergilah!
Carilah kembang-kembang di luar Prambanan
tersebab telapak tanganku
masih bergaris tepi," jawabku.

Ah, taman pemandian
menyebabkanku enggan pulang.

Debu meriang oleh redam angin
dan keringat berhenti mengalir dari pori-poriku.

Senyum dari bibirku yang telanjang,
mata-mata merapat ke langit
dan mimpi-mimpi adalah puncak kekalahan
"Inilah sebuah awal kutukan."

Yogyakarta, Prambanan 2007



Nabi dan Petani

Terlampau petang ingatan untuk pulang
dan denting waktu kampung halaman.

belalang-belalang merayap pada bintang-bintang
dan padi-padi belum selesai ditumbuk dari impian.

aku tahu para nabi pernah mengigau
untuk jadi petani.

Aku tahu, petani-petani pun bermimpi jadi nabi
tapi tak ada yang pernah men…